Hewan yang Hidup di Air

Pada umumnya, jika kita membicarakan tentang hewan yang hidup di air dan di darat. Mayoritas langsung berfikir tentang ikan. Sebenarnya spesies ikan bukanlah penghuni tunggal. Masih banyak juga makhluk lain yang masuk kategori hewan akuatik.

Persis dengan namanya, hewan yang hidup di air disebut hewan yang menghabiskan hidupnya di air. Ada juga hewan air tawar yang tinggalnya di kolam, sungai. dan danau. Ada juga hewan laut yang tersebar di lautan.

Mereka mempunyai cara pernafasannya masing-masing, ada yang menggunakan insang dan ada juga yang menghirup udara lewat paru-paru. Dan sekarang saya akan menjelaskan hewan-hewan akuatik dengan cirinya dan nama latinnya beserta gambar hewan yang hidup di air:

Baca Juga: 15+ Jenis hewan peliharaan rumah yang mudah dirawat

1. Paus (Cetacea)

Paus (Cetacea)

Pixabay

Hewan yang hidup di laut dan hewan yang terbesar di bumi yaitu ikan paus. Ikan ini merupakan hewan mamalia laut, yang mengeluarkan anaknya secara langsung dan menghasilkan kelenjar susu. Makanan paus adalagh plankton, krill, ikan kecil, kepiting, larva, dan apapun itu yang kecil-kecil.

Ada ikan paus pembunuh yang sangat ditakuti, Orca ini, alias paus ini tidak akan segan-segan memakan hewan akuatik lain yang ukurannya kecil hingga jauh lebih besar dari tubuhnya. Bahkan sesama paus juga, seperti singa laut, anjing laut

2. Lumba-lumba (Delphinus Delphis)

Lumba-lumba (Delphinus Delphis)

Pixabay

Banyak sekali orang-orang yang menyukai hewan ini karena kecerdasannya dan lucu. Bahkan ada juga yang terinspirasi oleh sistem alamiah tubuhnya yang kompleks.

Hewan ini mempunyai kelebihan yang istimewa, yaitu memiliki kemampuan sosial yang baik. Merek juga memilih hidup secara berkelompok. Banyak Orang-orang yang tahu kalau lumba-lumba itu penolong.

Mereka membantu paus yang terdampak menuju ke asalnya, atau melindungi manusia dari serangan ikan hiu. Hewan ini adalah member dari ikan paus bergigi, namun lumba-lumba tidak tampak menyeramkan – malah sebaliknya.

Lumba-lumba suka memakan ikan, cumi-cumi, dan anjing laut. Ada juga lumba-lumba yang hidup di air tawar, yang kemudian dinamai sebagai lumba-lumba sungai.

3. Walrus (Odobenus Rosmarus)

Walrus (Odobenus Rosmarus)

Pixabay

Mamalia laur yang berukuran jumbo ini hidup di laut sub-arktik dan samudra arktik di kutub utara.

Mereka suka memakan kerang atau makhluk air lainnya. walrus memiliki gigi taring yang panjang, namun bagian tubuh itu digunakan untuk memotong es serta senjata pertahanan diri.

Sama seperti ikan lumba-lumba, walrus juga lebih nyaman dan aman hidup dalam kelompok. Kita sering melihatnya di kartun hewan yang biasanya ada di TV.

4. Hiu (Selachimorpha)

Hiu (Selachimorpha)

Pixabay

Hewan yang hidup di air ini memiliki gigi tajam yang dapat membuat siapa pun yang melihatnya jadi bergidik. Ikan hiu memiliki reputasi sebagai hewan buas yang mengerikan di laut, dan memiliki julukan yaitu predator laut.

Ikan hiu memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga hiu bisa mendeteksi atau mengendus keberadaan bau darah dalam air dengan jarak beberapa mil. Dan untuk makanannya, hiu menyukai ikan lain, krustasea, moluska, hiu lainnya, dsb.

5. Ikan Pari (Batoidea)

Ikan Pari (Batoidea)

Pixabay

Ternyata ikan pari ini masih mempunyai ikatan dengan ikan hiu. Bedanya ikan pari memiliki tubuh yang rata. Sirip nya mirip seperti sayap yang dibentangkan, apalagi saat mereka bergerak atau pergi dari satu tempat ke tempat lain.

Ekornya yang panjang. Bahkan ada beberapa dari hewan ini yang memiliki duri dan bisa yang mematikan.

Sehingga mereka bisa melawan saat terganggu oleh siapa pun atau menggunakannya untuk menyengat santapannya. Sengatan itu pun akan memberikan luka dan rasa sakit luar biasa.

6. Karang (Coral Reef)

Karang (Coral Reef)

Pixabay

Nah, kalo yang ini adalah invertebrata laut, ia hidup dalam koloni. Bila ukurannya kecil dan jumlahnya banyak, biasanya disebut polip.

Mereka menempel satu sama lain dan menjadi warna-warni, itulah yang membuat laut menjadi indah di kedalamannya.

Mirip seperti bunga pada umumnya. Tetapi karang ini memiliki lengan kecil atau semacam tentakel untuk menyaring makanan dan membawanya ke mulut.

7. Aligator (Alligator)

Aligator (Alligator)

Pixabay

Reptil berukuran jumbo ini bisa hidup di darat dan di air. Tetapi kebanyakan jenis seperti mereka hidup di air tawar, rawa, danau, sungai, dan kolam.

Memiliki moncong yang lebar dan membulat, dan tubuhnya berwarna gelap. Kulitnya yang kasar seperti baja, membuat hewan ini terkesan makhluk ganas nan tangguh.

Hewan yang hidup di air ini merupakan golongan karnivora, tentunya menu makanannya seperti burung, rusa, ikan, mamalia kecil, reptil lain, dll.

Baca Juga: 15+ Hewan yang sudah punah dan hampir punah

8. Buaya (Crocodylidae)

Buaya (Crocodylidae)

Pixabay

Sangat mirip dengan aligator dan memiliki hubungan yang dekat. Mereka sama-sama golongan reptil yang mirip kadal akan tetapi mereka lebih berbahaya.
Pertama kali buaya ditemukan di Asia, Australia, Afrika, dan Amerika. Bila diperhatikan, moncong buaya lebih panjangn dan menyempit.
Hewan yang hidup di air asin dan air tawar. Mereka juga tersebar di sungai. rawa, danau, muara, detta/kuala, dan kolam. Hewan yang hidup di air payau, air payau itu adalah campuran dari air tawar dan air laut.
Menu makanannya pun sama, buaya melahap burung, amfibi, krustasea, mamalia, dan bahkan manusia pun mereka santap jika ada yang mengganggunya.

9. Kura-kura (Testudinidae)

Kura-kura (Testudinidae)

Pixabay

Reptil akuatik yang selanjutnya mempunyai cangkang yang sangat keras, dan dijadikan rumah di bagian tubuhnya. Kura-kura merupakan hewan yang hidup di air tawar. Kura-kura ini beraktivitas di kolam dan di danau,

Sedang kan temen dekatnya, yaitu penyu lautan selalu betah di habitatnya yang luas. Sesekali mereka ke tepi pantai hanya untuk bertelur.

Kura-kura merupakan hewan omnivora. Mereka adalah pemakan tumbuhan, serangga, ikan, katak, alga, ular, moluska, bahkan sesama kura-kura lain.

10. Kuda Laut (Hippocampus)

Kuda Laut (Hippocampus)

Pixabay

Kuda yang satu ini memiliki tubuh yang mungil, mirip seperti miniatur kuda, apalagi pada bagian leher dan kepalanya. Ada juga hewan yang hidup di air tawar selain ikan.

Mempunyai moncong yang panjang, dan ekornya yang panjang terlihat melengkung. Kuda laut ini suka memakan krustasea kecil dan larva ikan

11. Ikan Salmon (Salmo salar)

Ikan Salmon (Salmo salar)

Brilio

Selain memiliki daging yang enak, ikan ini kaya akan nutrisinya. Kandungan asam lemak omega 3, protein, dan vitamin D nya yang begitu tinggi.

Sudah tidak heran lagi jika ikan salmon banyak dijadikan bahan makanan, misalnya pada makanan-makanan khas Jepang.

Salmon merupakan member dari Salmonidae family. Mereka adalah ikan air tawar yang suka berimigrasi ke laut. Mereka kembali hanya untuk bereproduksi/berkembang biak dan mati.

12. Ubur-ubur (Scyphozoa)

Ubur-ubur (Scyphozoa)

Pixabay

Invertebrata laut ini mempunyai struktur tubuh yang khas, yaitu tubuhnya lunak, transparan, dan persis seperti jeli.

Itulah mengapa ubur-ubur disebut dengan Jellyfish. Kadang warnanya begitu cerah seperti merah muda, ungu, ataupun biru.

Tubuhnya mirip seperti lonceng. Namun tubuh tersebut dilengkapi dengan tentakel yang berbentuk payung. Dan mereka juga memancarkan cahaya.

Tetapi jangan sampai Anda terbuai oleh kelucuan dan penampilan tidak berdaya dari ubur-ubur.

Ubur-ubur memiliki ratusan sel yang siap menyengat dengan sengatan menyakitkan, bahkan ada korban yang sampai meninggal karena ubur-ubur.

13. Belut (Scyphozoa)

Belut (Scyphozoa)

Sipendik

Selewat bentuknya mirip seperti ular. Mereka memanjang namun ada semacam pita yang membentang di sekujur tubuhnya.

Belut ini mendiami lautan yang dangkal dan bermukim juga di kedalaman pasir samudra.

Ada juga beberapa spesies belut yang tinggak di air tawar. Manusia suka menangkap mereka dan dijadikan sebagai lauk.

14. Moluska (Mollusca)

Moluska (Mollusca)

Pixabay

Mendengar tentang moluska, kita akan teringat dengan hewan-hewan yang bertubuh lunak. Mereka memang tidak mempunyai rangka dan tulang belakang.

Ada yang memakai cangkang, dan ada juga yang tanpa cangkang. Banyak anekanya, ada kerangm siput, sotong, cumi-cumi, gurita, dsb.

Sekitar 23% penghuni lautan isinya berasal dari filum moluska. Cumi-cumi, sotong, dan gurita memiliki sistem saraf yang lebih terdepan.

Mereka memanfaatkan organ mirip lidah, radula, untuk mencerna lawan atau tanaman kecil yang menempel di bebatuan air.

Gurita dan cumi-cumi sama-sama bisa menyamarkan diri untuk memburu mangsanya. Sedangkan tiram dan kerang memakai insang untuk menyaring partikel makanan.

15. Krustasea (Crustacea)

Krustasea (Crustacea)

Pixabay

Nah, misalkan yang ini terdiri dari hewan-hewan air yang terlindung oleh cangkang keras. Misalnya udang, lobster, tertip, kepiting, dll.

Banyak dari mereka yang mengonsumsi hewan yang mati di lautan. Sedangkan kepiting dan lobster memilih memakan ikan kecil.

Beda lagi dengan teritib, yang memakan partikel makanan menggunakan bulu-bulu halus pada kakinya.

Show Comments

No Responses Yet

Tinggalkan Pesan

%d blogger menyukai ini: