Inilah 11 Olahraga Tradisional yang diLupakan oleh Anak-anak Zaman Kini!

Di sini saya akan membahas artikel tentang olahraga tradisional. Banyak sekali olahraga Tradisional di Indonesia yang kurang dikenal. Akan tetapi, disebagian daerah olahraga Tradisional ada yang cukup populer dan sering dimainkan.

Olahraga Tradisional Indonesia merupakan olahraga yang berasal dari tradisi atau budaya suatu daerah tertentu yang ada di Indonesia.

Sayangnya pada saat ini olahraga Tradisional Indonesia mulai terlupakan oleh permainan-permainan Modern yang membuat orang-orang dizaman sekarang kurang bahkan tidak mengetahui olahraga Tradisional.

Macam-macam atau jenis-jenis olahraga Tradisional dari Indonesia dan asal daerahnya:

1. Pencak Silat

pencak silat

Source: idntimes.com

Pencak silat adalah olahraga Tradisional beladiri yang berasal dari kebudayaan Melayu, pencak silat juga merupakan olahraga Tradisional yang tidak kalah menariknya.

Jika negara Korea memiliki Tar Kwon Do, maka versi Indonesianya adalah pencak silat yang memakai baju bewarna khas yaitu hitam.

Pencak silat juga banyak perkembangannya di daerah-daerah wilayah Indonesia. Ada juga perkumpulan atlet pencak silat seluruh Indonesia yang disingkat menjadi IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) .

2. Enggrang

enggrang

Source: damniloveindonesia.com

Enggrang atau egrang ini merupakan permainan olahraga Tradisional yang berasal dari daerah Jawa, dalam bahasa Sunda enggrang ini disebut dengan Jajangkungan yang biasanya sering dimainkan oleh anak-anak.

Dan permainan enggrang ini hanya membutuhkan  sebatang bambu yang berukuran kecil dan pembuatannya pun relatif cukup mudah hanya dengan menempelkan kayu pada sebatang bambu dengan ketinggian 0,5 m dari tanah.

Penempelan kayu tersebut untuk pijakan kaki kita. Biasanya permainan enggrang ini sering kali dimainkan pada acara HUT RI dan acara kegiatan yang bersifat kedaerahan.

3. Tarik Tambang

tarik tambang

Source: linisehat.com

Olahraga tarik tambang merupakan olahraga yang samapai saat ini juga masih dimainkan pada saat-saat ada perlombaan 17 Agustus atau hari kelahiran negara Indonesia.

Cara bermain olahraga ini menggunakan tali yang panjang dan juga kuat. Cara memainkannya yaitu dengan membuat 2 tim, masing-masing tim terdapat 5 anggota.

Setiap tim tersebut saling memperebutkan tali atau saling tarik-menarik tali sehingga tujuan utama dari olahraga ini adalah mengadu kekuatan (tarikan) dengan tim lawan. Maka dari situlah olahraga ini dinamakan tarik tambang.

4. Pathol

pathol

Source: apakabartuban.blogspot.com

Olahraga pathol ini berasal dari daerah Rembang Jawa Timur. Pathol merupakan olahraga Tradisional yang peraturan bermainnya yaitu mengharuskan para pemainnya saling bergulat.

Olahraga ini diperkirakan mulai adanya sejak zaman kerajaan Majapahit, dan dulunya olahraga ini acara-acara sayembara untuk mencari pemuda terbaik yang bisa menjaga pelabuhan tuban yang pada zaman dahulu sering dirampok.

Kemudian olahraga pathol dilestarikan sampai sekarang, olahraga ini digelar di pesisir pantai pada saat menjelang purnama atau pada hari-hari khusus seperti upacara sedekah laut.

5. Karapan Sapi

karapan sapi

Source: wego.co.id

Olahraga ini sangat populer di daerah Papua. Dalam karapan sapi terdapat sepasang 2 ekor sapi yang dilombakan dengan pasangan sapi lainnya.

Sapi akan ngadu cepat dengan seorang joki sapi yang mengendalikan kecepatan kedua sapi. Olahraga ini memang membutuhkan keahlian dan keterampilan serta latihan yang banyak.

Kini karapan sapi menjadi salah satu budaya Indonesia banyak menarik perhatian para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Biasanya dilombakan pada bulan Agustus hingga bulan Oktober.

Baca Juga: Lakukanlah 4 Teknik Dasar Renang ini Agar Cepet Bisa Berenang!

6. Bakiak atau Terompah

bakiak

Source: ortrad.blogspot.com

Sama halnya seperti tarik tambang. Bakiak masih populer juga dipertandingkan di acara perayaan 17 Agustusan.

Olahraga ini membutuhkan tim yang kompak. Karena dalam olahraga ini memang harus bisa seimbang dan bekerja sama dengan baik.

Permainan bakiak ini memerlukan kayu sepanjang 1,5 m dan memakai pengikat menggunakan karet untuk mengikat kaki kita. Olahraga ini dimainkan oleh 3 orang.

Tim yang kompak dan paling cepat sampai gari finish itulah pemenangnya dalam perlombaan ini.

7. Lompat Batu

lompat batu

Souece: cirebonradio.com

Lompat batu merupakan olahraga Tradisional yang sangat unik berasal dari pulau Nias.

Pada zaman dulu lompat batu dipakai oleh penduduk Nias itu pada saat peperangan. Bisa juga dikatakan untuk persiapan sebelum perang dimulai.

Hingga sekarang, jika orang tersebut sudah berhasil melakukan lompat batu, maka orang tersebut sudah dianggap sebagai seorang yang dewasa dam pemuda tersebut sudah bisa untuk menikah.

8. Sepak Takraw

sepak takraw

Source: growlermag.com

Olahraga Tradisional ini berasal dari daerah Sulawesi Selatan yang ditemukan oleh kesultanan Melayu di abad ke-15.

Sepak takraw ini merupakan gabungan olahraga antara voli dan sepak bola. Lapangan yang menyerupai permainan voli, namun memainkannya menggunakan kaki sama seperti sepak bola.

Di dalam satu tim terdapat 3 orang jumlah pemain. Sebaiknya kita mulai melestarikan olahraga satu ini, karena kebudayaan sepak takraw ini sedang diperebutkan keasliannya oleh negara Filipina, Laos, juga Malaysia.

9. Pacu Jalur

pacu jalur

Source: traveltodayindonesia.com

Olahraga yang sangat mengandalkan kekuatan otot lengan ini merupakan olahraga Tradisional yang berasal dari Riau. Karena cara bermainnya ialah mendayung perahu panjang yang diisi dengan 40-60 orang dalam satu baris.

Biasanya olahraga ini diadakan pada saat tradisi yang dilakukan untuk memperingati hari-hari besar seperti maulid Nabi Muhammad SAW atau acara 17 Agustusan.

Pacu jalur ini dilaksanakan di sepanjang sungai kuantan.

10. Gobak Sodor

gobak sodor

Source: viralnesia.org

Permainan ini sangat populer dimainkan oleh anak generasi 90-an dan dapat dikatakan sebagai olahraga Tradisional.

Karena olahraga ini membutuhkan kecepatan dan ketangkasan agar dapat memenangkan permainan ini. Di dalam permainan gobak sodor terdapat 2 kelompok, masing-masing terdiri dari 5-6 orang.

Perkelompok ada bagiannya masing-masing, satu kelompok ada yang menjadi rintangannya dan kelompok lainnya berusaha untuk melewati rintangan tersebut.

11. Geudeu-geudeu

geudeu-geudeu

Source: steemkr.com

Geudeu-geudeu atau biasa disebut dengan deudeu ini berasal dari Aceh adalah salah satu olahraga jenis bela diri, lebih tepatnya di daerah kabupaten Pidie.

Geudeu-geudeu ini mirip sekali dengan pathol, yang menjadi pembedanya adalah jumlah pesertanya. Bila pathol bertarun satu lawan satu, maka geudeu-geudeu 1 tim beranggotakan 3 orang.

Yang menariknya adalah, semua anggota tim akan bergulat secara bersamaan sehingga bagi orang yang belum pernah melihatnya, arena geudeu-geudeu akan terlihat seperti tempat perkelahian massal.

Selain itu, geudeu-geudeu peraturan geudeu-geudeu lebih keras daripada pathol. peserta geudeu-geudeu biasanya pasti ada yang menderita cedera pada tubuhnya, pada saat menang maupun kalah.

Bahkan bisa saja sampai ada yang meninggal dunia. Olahraga Tradisional ini sendiri tidak terlalu populer di luar daerah pidie.

Hal yang harus anda ingat!

Saya harap olahraga Tradisional ini anak cucu kita bisa menikmati dan bisa melestarikan olahraga Tradisional ini. Karena kita harus benar-benar bangga mempunyai olahraga Tradisional berbagai macam jenis yang sudah dijelaskan di atas.

Semoga bermanfaat, terima kasih.

Show Comments

One Response

  1. Rodiah

Tinggalkan Pesan

%d blogger menyukai ini: