tumbuhan yang hidup di air

Tumbuhan yang Hidup di Air

Tumbuhan yang hidup di air – Tumbuhan akuatik atau biasa juga disebut dengan hidrofit adalah tumbuhan yang sudah menyesuaikan diri untuk di tempat yang berair.

Tumbuhan ini sangat ketergantungan pada air, baik tumbuhan tersebut terendam sebagian atau seluruh bagiannya terendam oleh air.

Ada beberapa jenis tumbuhan air yang biasa kita kenal merupakan jenis tumbuhan air yang tumbuh liar di air tawar, yaitu di sungai, di danau, maupun di kolam.

Akan tetapi banyak orang-orang yang menjadikan tumbuhan akuatik ini sebagai tanaman hias kolam ikan yang bisa membuat kesan hidup dan alami.

Manusia tidak akan pernah menang dari alam. Maka jangan melawannya, tapi bersahabat dengannya.

Baca Juga: Pengertian, ciri-ciri dan contoh tumbuhan berbiji terbuka

Ciri-ciri Tumbuhan yang Hidup di Air

Ciri-ciri Tumbuhan yang Hidup di Air

pixabay

Berikut ini ada beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tumbuhan akuatik.

  • Udara sacs untuk mengapung.
  • Akar bisa mengambil oksigen dalam.
  • Peningkatan jumlah stomata disalah satu sisi daun.
  • Akar kecil sehingga air dapat tersebar langsung kedaun.
  • Akar ringan sehingga tidak perlu untuk mendukung tanaman.
  • Daun datar pada permukaan tumbuhan agar dapat mengapung.
  • Strukturnya kurang kaku sehingga saat tekanan air maka akan mendukung mereka.
  • Kutikula tipis. Cuticles terutama akan mencegah kehilangan air, sehingga sebagian besar hydrophytes tidak perlu untuk cuticles.
  • Stomata yang terbuka kebanyakan waktu karena air yang melimpah dan karena itu tidak perlu untuk terlebih dahulu disimpan dalam tumbuhan. Ini berarti bahwa sel penjaga stomata pada umumnya tidak aktif.

Jenis-jenis Tumbuhan yang Hidup di Air

Jenis-jenis Tumbuhan yang Hidup di Air

pixabay

1. Tumbuhan Air Mengapung

Tumbuhan air mengapung ini sangat mudah untuk dikenali karena akarnya yang tidak memerlukan cara tanam lain kecuali air. Contohnya seperti eceng gondok (Eichornia crasipes) dan kupu-kupu (Pistia stratiotes).

2. Tumbuhan Air Lumpur

Seperti dijudulnya, tumbuhan ini butuh media berlumpur di dalam air. Lazimnya dipakai untuk memberikan kesan alami pada kolam. Contohnya seperti Echinodorus dan Araceae (Talas-talasan).

3. Tumbuhan Air Pinggir

Biasanya tumbuhan ini hidup ditempat yang basah, dalam genangan air maupun rawa-rawa. Karena itu, sering dibagian pinggir kolam dan menjadi latar belakang kolam tersebut.

Contohnya seperti Acorus calamus, Cyperus spp, Sagittaria spp. Ciri-cirinya, meski batangnya terendam, sebagian besar batang, daun, dan bunganya muncul di permukaan air. Dan menanamnya menggunakan tanah yang terendam.

4. Tumbuhan Air Oksigen

Pumbudidayaan tumbuhan air oksigen ini biasanya ditempatkan di dalam akuarium. Yang menjadi ciri khasnya adalah seluruh tumbuhan tersebut terendam oleh air.

Ia dapat membersihkan udara, menyerap kandungan garam berlebihan yang ada di dalam air, dimanfaatkan oleh ikan untuk tempat berlindung dan menyimpan telur.

Tumbuhan yang berjenis seperti ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman penghias akuarium. Contohnya seperti Hydrilla verticilata, Ultricuralia bifida, Limniphila sessiliflora.

Macam-macam Tumbuhan yang Hidup di Air

Baca Juga: Pengertian dan sistem organ pada tumbuhan

1. Lidi Air (Typha angustifolia)

lidi air Typha angustifolia

pixabay

Memiliki nama lidi air ini karena tumbuhan ini jika dilihat dari kejauhan mempunyai rumpun yang mirip dengan lidi terbalik, karena batangnya yang kecil berwarna hijau bergaris kuning dan memiliki ujung yang runcing.

Itulah beberapa faktor yang membuat tanaman ini disebut dengan lidi air. Tanaman ini sangat tahan dengan sinar matahari sehari penuh.

Tumbuhan lidi air memiliki pertumbuhan yang cepat, sehingga tumbuhan ini mempun memikat hati para pecinta tumbuhan air.

2. Cyperus

Cyperus

pixabay

Tumbuhan ini lebih terkenal dengan nama siperus. Tanaman ini mempunyai daun yang berada diujung batang berukuran kecil halus dan pendek.

Memiliki tangkai yang tingginya hanya mencapai 1m, dan bunga bertangkai seolah tumbuh menyebar dari pusat susunan daun. Tanaman ini mampu hidup di dalam air yang berlumpur.

3. Cat Tail / Stok (Typha latifolia)

Cat Tail / Stok (Typha latifolia)

pixabay

Tumbuhan air ini termasuk tanaman yang berbentuk rumput dari keluarga Typhaceae. Bungan betina berbentuk silindris berwarna coklat mirip ekor kucing.

Sedangkan yang jantannya mempunyai bentuk yang sama, namun dengan ukuran yang lebih kecil yang tumbuh di atas bunga betina.

Tanaman ini ini tumbuh melalui media dengan genangan air yang berlumpur dan mampu tumbuh dengan sinar matahari penuh.

Baca Juga: 49+ contoh, ciri-ciri dan pengertian tumbuhan monokotil

4. Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

manfaatecenggondok.blogspot.com

Tumbuhan eceng gondok adalah tanaman yang populer di Indonesia. Tanaman ini berasal dari Brasil, awal munculnya tanaman ini yaitu dibawa oleh orang Brasil yang digunakan sebagai tanaman hias.

Tanaman ini mampu berkembang biak dengan cepat sehingga tanaman ini dianggap sebagai gulma. Tetapi, eceng gondok yang sudah dewasa banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan kerajinan dan pakan ternak.

Tumbuhan eceng gondok memiliki bunga dengan tampilan yang eksotis dengan warna ungu muda dan tersusun malai dan waktu mekarnya pun hanya satu hari saja.

Tanaman ini tumbuh mengapung pada genangan air, dan dapat banyak kita temukan di perairan seperti sungai, danau maupun rawa-rawa.

5. Lotus (Nelumbo nucifera)

Lotus (Nelumbo nucifera)

pixabay

Tumbuhan ini membutuhkan media air dan tanah untuk berkembang, biasanya tumbuhan ini dijadikan sebagai tanaman hias dan diletakkan dalam pot tanah liat yang tinggi.

Tanaman lotus ini memiliki bunga yang tumbuhnya sangat besar cantik dengan warna putih dan merah. Lotus mempunyai daun dengan ukuran besar, dan ada juga yang berukuran kecil.

Tangkai tanaman lotus mempu mencapai hingga 1 meter lebih. Dan biasanya bungan lotus muncul dan mekar bersamaan dengan haris raya keagamaan.

6. Kapu-kapu (Pistia Stratiotes)

Kapu-kapu (Pistia Stratiotes)

pixabay

Tumbuhan ini biasa disebut dengan tanaman apu-apu. Tanaman ini tumbuh mengapung di daerah perairan, memiliki daun hijau dengan ditumbuhi bulu-bulu halus yang bertekstur seperti beludru, akar serabut berwarna putih.

Meski tanaman ini seringkali kita jumpai di kolam dan rawa-rawa, apabila terkena sinar matahari langsung daunnya akan berubah menjadi warna kuning dan hancur. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan untuk tempat hias ikan bertelur.

7. Melati Air (Echinodorus paleafolius)

Melati Air (Echinodorus paleafolius)

ankakoipond.blogspot.com

Tanaman melati air mempunyai bunga warna putih yang tumbuh berderet pada tangkainya yang panjang dengan jumlah beberapa kuntuk.

Bunga melati ini muncul dipagi hari secara bergantian. Dari bekas-bekas bunga yang muncul biasanya akan tumbuh tunas baru.

Melati air mempunyai daun yang kaku, dan ditumbuhi bulu-bulu kasar pada bagian atas dan bawah daunnya.

Ada 3 macam bentuk daun yang dimiliki melati air, yaitu bulat besar, lonjong besar dan lonjong kecil berbercak. Tanaman ini tumbuh dalam air yang berlumpur.

8. Teratai (Nyamphaea)

Teratai (Nyamphaea)

pixabay

Teratai adalah tanaman air yang paling dikenal dan paling sering dijumpai. Alasannya karena teratai mempunyai bunga cantik yang berwarna-warni dengan daun yang mengambang di permukaan air.

Ukuran bunga ini bisa mencapai hingga 45-90 cm. Teratai juga mempunyai berbagai macam varietas yang dibedakan dari jenis bunganya.

9. Pisang Air (Typhonodorum lindyeyanum)

Pisang Air (Typhonodorum lindyeyanum)

bukalapak.com

Tanaman air jenis ini dinamakan Dengan pisang air karena mempunyai kemiripan dengan pohon pisang. Namun, bedanya pisang air memiliki daun talas.

Pisang air ini tingginya bisa mencapai setinggi  4 meter dengan daun bergelombang dan berbentuk oval yang dapat mencapai ukuran 1,5 meter.

Baca Juga: 13+ jenis tumbuhan pemakan serangga yang mengerikan

10. Calla Lili (Zantedeschia aethiopica)

Calla Lili (Zantedeschia aethiopica)

pixabay

Kala lili adalah tanaman air yang memiliki bentuk yang mirip seperti terbuat dari lilin. Dengan bentuk seperti corong berwarna putih dan putiknya yang berwarna kuning cerah.

Tanaman ini mampu berdiri tumbuh tinggi jika kurang mendapat cahaya matahari, bunga yang muncul memiliki aroma yang lembut.

11. Papyrus Payung (Cyperus alternifolus)

Papyrus Payung (Cyperus alternifolus)

bukalapak.com

Tanaman ini tumbuh secara berkelompok denga pertumbuhan yang cepat. Papyrus mempunyai batang bentuk segitiga dengan mencapai ketinggian hingga 1 meter lebih, dan bunga akan muncul du ujung batang menyerupai daun.

12. Bambu Air (Equisetum hyemale)

Bambu Air (Equisetum hyemale)

kebuntropisku.blogspot.com

Tanaman bambu air adalah tanaman air yang mirip dengan bambu seperti yang ada di daratan. Tumbuhan ini berukuran kecil, dengan tinggi bisa mencapai 25cm hingga 100cm saja dan diameter tidak lebih dari 3cm.

Biasanya tanaman ini dapat dijadikan sebagai tanaman hias yang diletakkan disebuah pot besar berisi lumpur dan genangan air. Tanaman air sebenarnya dikelompokkan menjadi 3 jenis.

  • Tanaman dalam air.
  • Tanaman mengambang.
  • Tanaman tepian.

Dari setiap jenisnya mempunyai bentuk daun dan bunga yang memiliki ciri khas masing-masing. Aneka jenis tanaman air mulai dikenal dan digemari oleh orang-orang pada awal tahun 90-an, dan dari tahun ke tahun air berkembang dengan cukup pesat.

Jenis Tumbuhan yang Hidup di Air

Jenis Tumbuhan yang Hidup di Air

pixabay

Tanaman Dalam Air

Tanaman dalam air merupakan jenis tanaman yang keseluruhan hidupnya berada terendam dalam air.

Tanaman jenis seperti ini biasanya banyak digunakan pada aquascape/akuarium air tawar. Contoh jenis tanaman dalam air antara lainn.

  • Hygrophila polysperma
  • Bacopa sp
  • Rotala machandra
  • Ludwigia sp
  • Cryptocorine
  • Anubias
  • Wallisneria spiralis
  • Ganggang air

Tanaman Mengapung

Tanaman mengapung adalah jenis tanaman air yang mengapung di permukaan air yang bergerak maupun tenang.

Tanaman jenis ini memiliki pertumbuhan yang sangat pesat sehingga mampu menutupi permukaan air. Contoh jenis tanaman mengapung antara lain.

  • Eceng gondok
  • Selada air
  • Lotus
  • Papyrus / Cyperus papyrus
  • Cyperus / Cyperus alternifolius
  • Typha / Typha angustifollia
  • Melati air / Echinodorus palaefolius
  • Thalia geniculata
  • Pontederia
  • Sagitaria
  • Water poppy
  • Giant arum
  • Ilalang air

Tanaman Tepian

Tanaman tepian adalah jenis tanaman air yang tumbuh ditepian cekungan air. Contoh tanaman tepian antara lain.

  • Brojo Lintang
  • Choenoplectus lacustris
  • Darmera pellata

Mungkin cukup sekian artikel kali ini yang saya buat, semoga dapat memberi inspirasi untuk Anda. Terima kasih.

Tinggalkan Pesan

%d blogger menyukai ini: